BUVA rights issue menjadi langkah strategis PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) dalam memperkuat portofolio properti premium di Bali. Emiten milik Happy Hapsoro ini telah menyerap Rp492,83 miliar dana hasil rights issue yang digelar pada akhir 2025.
Dana tersebut digunakan untuk mengakuisisi saham PT Bukit Permai Properti (BPP) serta menambah kepemilikan lahan di kawasan Uluwatu, Bali.
(Baca juga: Strategi Emiten Properti Memanfaatkan Rights Issue untuk Ekspansi)
Realisasi Dana Rights Issue BUVA
Tingkat Penyerapan Dana
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, BUVA menghimpun total dana Rp600,44 miliar dari rights issue. Hingga akhir realisasi, perseroan telah menggunakan sekitar 82,07% dari dana tersebut.
Langkah ini menunjukkan komitmen BUVA untuk segera mengeksekusi rencana ekspansi, bukan sekadar menghimpun dana.
Akuisisi Bukit Permai Properti
Sebagian besar dana, yaitu Rp416,23 miliar, digunakan untuk membeli saham PT Bukit Permai Properti dari dua anak usaha PT Summarecon Agung Tbk., yakni PT Summarecon Bali Indah dan PT Bali Indah Development.
Selain itu, BUVA juga menyalurkan Rp76,60 miliar dalam bentuk penyertaan modal ke BPP. Dengan transaksi ini, BUVA memperkuat kendali atas pengembangan kawasan di sekitar Uluwatu.
Fokus Ekspansi di Kawasan Uluwatu
Lokasi Strategis dan Sinergi Aset
PT Bukit Permai Properti memiliki lahan seluas sekitar 19,3 hektare yang bersebelahan langsung dengan Alila Villas Uluwatu, salah satu aset utama BUVA. Kedekatan lokasi ini membuka peluang sinergi yang besar.
Manajemen menilai pengembangan terintegrasi akan meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat daya tarik pemasaran, serta mengoptimalkan nilai aset jangka panjang.
Sisa Dana untuk Pengembangan Lahan
Setelah realisasi akuisisi, BUVA masih memiliki sisa dana rights issue sekitar Rp107,60 miliar. Perseroan mengalokasikan dana ini untuk pembelian dan pengembangan lahan baru di kawasan Pecatu, Bali.
Langkah ini memperluas land bank BUVA dan mendukung strategi pertumbuhan berkelanjutan di segmen properti dan pariwisata premium.
Dampak Strategis bagi BUVA
Ekspansi melalui BUVA rights issue memperkuat posisi perseroan di pasar properti kelas atas. Dengan bertambahnya penguasaan lahan di Uluwatu, BUVA memiliki fleksibilitas lebih besar dalam mengembangkan proyek bernilai tambah tinggi.
Manajemen melihat peluang pertumbuhan seiring pemulihan sektor pariwisata dan meningkatnya minat investor pada destinasi premium Bali.
Kesimpulan
Realisasi dana BUVA rights issue sebesar Rp492,83 miliar menegaskan arah ekspansi yang terukur dan fokus. Akuisisi Bukit Permai Properti serta pengembangan lahan baru di Pecatu memperkuat portofolio BUVA di Uluwatu, sekaligus membuka potensi sinergi jangka panjang dengan aset existing.
Ke depan, strategi ini berpotensi meningkatkan nilai aset dan daya saing BUVA di segmen properti dan pariwisata premium Indonesia.
Referensi
-
Keterbukaan informasi PT Bukit Uluwatu Villa Tbk.
-
Prospektus rights issue BUVA
-
Pernyataan manajemen terkait strategi ekspansi properti