Berita & Update Finansial
IHSG Masih Tertekan Jelang Akhir Tahun, Ini Support-Resistance dan Saham Pilihan Analis
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berada dalam tekanan sepanjang sepekan terakhir. Pada penutupan perdagangan Jumat (19/12/2025), IHSG tercatat melemah sekitar 0,10% ke level 8.609,55, seiring masih dominannya aksi jual investor.
Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicakdana menilai pelemahan IHSG dipicu oleh kombinasi sentimen global dan domestik yang belum kondusif. Salah satu faktor utama adalah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Selain itu, data makroekonomi AS yang masih fluktuatif memicu ekspektasi kebijakan moneter The Federal Reserve yang berpotensi tetap hawkish. Sentimen negatif juga datang dari meningkatnya tensi geopolitik antara AS dan Venezuela, yang turut mendorong kenaikan harga emas dunia.
“Tekanan jual di pasar saham masih cukup terasa seiring kombinasi sentimen global tersebut,” ujar Herditya kepada Kontan, Jumat (19/12/2025).
Proyeksi IHSG Senin (22/12/2025)
Untuk perdagangan awal pekan, Herditya memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan koreksi. Secara teknikal, IHSG diproyeksikan bergerak dengan:
-
Support: 8.560
-
Resistance: 8.660
Pergerakan indeks akan dipengaruhi oleh dinamika nilai tukar rupiah, perkembangan geopolitik global, serta potensi penurunan likuiditas menjelang libur akhir tahun.
Saham Pilihan untuk Trading Jangka Pendek
Di tengah kondisi pasar yang cenderung berhati-hati, Herditya merekomendasikan investor untuk tetap selektif dan fokus pada saham dengan potensi teknikal menarik, antara lain:
-
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)
Area trading: Rp 8.200 – Rp 8.475 -
PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)
Area trading: Rp 1.325 – Rp 1.405 -
PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC)
Area trading: Rp 3.860 – Rp 4.070
“Dengan volatilitas yang masih tinggi dan volume transaksi yang berpotensi menurun, investor disarankan tetap disiplin menerapkan manajemen risiko,” pungkas Herditya.
Baca juga : https://nexmancoffee.com/bumi-kuasai-6498-persen-jubilee-metals-percepat-diversifikasi-ke-emas-dan-tembaga/
Cek juga : https://nexmancoffee.com/shop/
Shope : https://id.shp.ee/XGu8zJ9
Tokped : https://tk.tokopedia.com/ZSPHcckwg/
Tiktok : https://www.tiktok.com/@nexmankopigingseng
Artikel Lainnya
Berita & Update Finansial
Dana IPO Belum Terserap Penuh, Toba Surimi (CRAB) Simpan Rp2,47 Miliar di Bank Mandiri
Jakarta, 3 Januari 2026 — Lebih dari tiga tahun setelah melantai di bursa, PT Toba Surimi Industries Tbk (CRAB) masih menyisakan sebagian dana hasil…
Berita & Update Finansial
Chandra Asri Pacific (TPIA) Resmi Akuisisi SPBU Esso di Singapura, Analis Nilai Strategi Ekspansi Regional
Jakarta, 4 Januari 2026 — PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) kembali menunjukkan langkah agresif di awal 2026. Emiten petrokimia yang terafiliasi dengan konglomerat…