Berita & Update Finansial
Jakarta, 3 Januari 2026 — Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menetapkan harga teoretis saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) seiring dengan pelaksanaan aksi korporasi Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.
Penetapan ini disampaikan BEI melalui surat resmi yang ditandatangani Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan serta Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 BEI pada Jumat, 2 Januari 2026.
Detail Penetapan Harga Teoretis Saham INET
BEI menetapkan rasio HMETD INET sebesar 3:4, yang berarti setiap pemegang 3 saham lama INET berhak memperoleh 4 HMETD untuk membeli 4 saham baru.
Adapun harga pelaksanaan HMETD ditetapkan sebesar Rp250 per saham.
Pada penutupan perdagangan Cum Date di Pasar Reguler (2 Januari 2026), harga saham INET tercatat di level Rp770 per saham. Berdasarkan data tersebut, BEI menghitung harga teoretis saham INET dengan formula berikut:
Harga Teoretis =
[(Rp770 × 3) + (Rp250 × 4)] / (3 + 4) = Rp472,857
Sesuai ketentuan fraksi harga, harga teoretis saham INET di sistem JATS untuk Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi per 5 Januari 2026 disesuaikan menjadi Rp472 per saham.
Penyesuaian Harga Dasar Indeks
Selain harga teoretis, BEI juga menetapkan harga dasar baru untuk penghitungan Indeks Harga Saham Individual (IHSI) INET dengan formula:
Harga Dasar Baru = (472 / 770) × 101 = 61,912
Penyesuaian ini dilakukan agar perhitungan indeks tetap mencerminkan nilai wajar saham pasca rights issue.
Target Dana Rights Issue INET
Sebagai informasi, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) berencana menerbitkan hingga 12,8 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp10 per saham.
Dengan harga pelaksanaan HMETD Rp250 per saham, perseroan menargetkan perolehan dana maksimal sekitar Rp3,2 triliun dari aksi rights issue tersebut. Dana ini akan digunakan untuk mendukung pengembangan usaha sesuai dengan rencana perseroan.
Cek juga : https://nexmancoffee.com/shop/
Shope : https://id.shp.ee/XGu8zJ9
Tokped : https://tk.tokopedia.com/ZSPHcckwg/
Tiktok : https://www.tiktok.com/@nexmankopigingseng
Artikel Lainnya
Berita & Update Finansial
Dana IPO Belum Terserap Penuh, Toba Surimi (CRAB) Simpan Rp2,47 Miliar di Bank Mandiri
Jakarta, 3 Januari 2026 — Lebih dari tiga tahun setelah melantai di bursa, PT Toba Surimi Industries Tbk (CRAB) masih menyisakan sebagian dana hasil…
Berita & Update Finansial
Chandra Asri Pacific (TPIA) Resmi Akuisisi SPBU Esso di Singapura, Analis Nilai Strategi Ekspansi Regional
Jakarta, 4 Januari 2026 — PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) kembali menunjukkan langkah agresif di awal 2026. Emiten petrokimia yang terafiliasi dengan konglomerat…
